Tuesday, September 16, 2014

Three Fundamental Communicator Characteristics : Authority, Credibility , and Social Attractiveness

Kemampuan seseorang dalam berkomunikasi adalah berbeda, tergantung dari apakah sesorang itu memiliki otoritas, kredibilitas serta social attractiveness. 3 hal ini lah yang merupakan karakteristik dari keberhasilan seorang komunikator dalam menyampaikan pesannya kepada public, serta juga keberhasilan dalam menarik perhatian public untuk mendengarkan sesorang itu berbicara. Ketiga hal di atas lahir bukan karna semerta merta kemampuan yang di bawa sejak lahir, tetapi melainkan di dapat dari hasil belajar, belajar dari kepekaan kita terhadap apa yang ada di sekitar.

           
Otoritas itu sendiri adalah suatu kewenangan untuk mengendalikan orang banyak, mengatur mereka sesuai dengan apa yang pemilik otoritas atau kekuasaan itu katakan. Bisa juga di katakana bahwa otoritas adalah hak melalukan tindakan atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain. Apabila suatu komunikator memiliki karakteristik ini kejaminan akan di dengarkan oleh orang banyak dalam penyampain pesannya pastilah berhasil. Serta biasanya mereka para followers pemilik otoritas mendengarkan apa yang di sampaikan dan setuju bukan karna isi dari konten atau pesan yang disampaikan, melainkan karena ketakukan akan punishment yang akan mereka dapat apabila tidak berlaku baik terhadap atasan itu, atau mereka menginginkan reward dari apa yang sudah mereka lakukan. Seprti missal mendapatkan pujian atau hal lainnya. Yang kedua adalah kredibilitas, dimana kredibilitas ini sendiri adalah kualitas, kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan orang lain. Serta yang terakhir adalah social attractiveness yaitu suatu kemamapuan dalam menarik perhatian public. 

Friday, January 31, 2014

Choose Your Summer Little Escapes, Bali or Bangkok ?

Hi Escapers , kita tahu banget nih kalau para Londoners ga bisa lepas dari yang namanya LIBURAN! Yup dengan tugas-tugas kuliah yang selalu ada di setiap minggu, rasa-rasanya liburan memang wajib untuk dilakukan. Bali dan Bangkok  menjadi tempat yang paling banyak dikunjungi. Dilihat dari jarak serta unforgettable summer experiences yang ditawarkan kedua tempat ini. Ini dia bahasan kedua tempat yang special kita suguhin buat para Escapers. Read this out !


BALI

Escapers  pasti udah pada sering dong ke Bali? Kapan kira-kira kalian terakhir kali ke Bali dan biasanya pada ngapain aja nih disana? Sun bathing di pantai-pantai oke kah? Nongkrong di café-café cozy kah? Party hard tiap malam atau cuman tidur-tiduran aja menikmati fasilitas hotel? Kalo itu yang kalian suka lakukan di Bali, basi banget escapers. Apalagi kalo Cuma stay di Kuta, it's so yesterday and It’s also crowded there, di Jakarta udah pusing dengan macet serta ramai, di Bali waktunya kita escape dari 2 hal itu. Nah,  ditulisan kali ini kita mau bahas club-club super classy dan famous yang wajib kalian kunjungi! Ada Rock Bar, Potato Head Beach Club, dan Finn’s Beach Club. You guys may haven’t visited these places or might be these are your favorite places to hang out. These are for you :

  • Rock Bar
Rock Bar adalah bar terunik dan ter-classy di Bali, terletak di Ayana Resort and Spa Bali. Bar ini berada persis di bawah tebing,  keunikannya bisa terlihat dari tract untuk ke bar, kalian mesti menggunakan  kereta kecil untuk menuju ke bawah tebing. Sepanjang perjalanan kalian di dalam kereta, escapers bisa nikmatin pemandangan hamparan laut biru dengan karang-karang kokohnya. Tempat ini terkenal banget dengan pemandangan sunsetnya, kapan lagi kalian bisa nge-bar , menikmati makanan dan minuman  dengan pemandangan sunset di depan mata, ditemani deburan ombak langsung dan pastinya dengan music yang siap menghibur kalian. It’s so fancy!

Rock Stars Tips : Sunset is the busiest time, so buat escapers yang ga mau ketinggalan menikmati sunsetnya, kalian harus sudah sampai di Ayana sekitar pukul 3-4 sore. Lewat dari jam itu kalian harus ngantri di long queue. Ada fast tract service access untuk skip the queue, tapi kalian harus jadi in-house guests of AYANA, buuut it costs millions to stay there hihihi. Nah, untuk escapers yang mau kesana malam hari, Night-time is just as magical, more intime, sensual way, with twinkling stars above, ngga kalah kok dengan sensasi sunsetnya, plus ada pertunjukan fireworks. Ghost, like no other words to describe !



  • Potato Head Beach Club
Kapan lagi escapers bisa ngelakuin 3 hal dalam 1 tempat? Kalian bisa berenang dengan view langsung ke pantai, abis berenang kalian bisa nongkrong-nongkrong santai di tempat duduk yang sesuai dengan suasana yang kalian inginkan. Mau di bar bisa, mau di sofa bisa, mau duduk-duduk santai di sekitar taman bisa dan juga kalian bisa bertamasya juga loh disana karena didalam Potato Head ini ada garden yang berada di tengah-tengah dan cukup besar yang bisa dipakai untuk bertamasya ria, kebayang bertamasya ditengah beach club ? coba escapers cobain sendiri dehh. 

Potato Head Tips : bagi para escapers yang ingin duduk santai di sofa yang super cozy sambil bisa bersantai tiduran ngobrol cantik, siapkan uang lebih karena ada minimum price Rp.500.000 dan datang lebih pagian karena banyak orang yang ingin duduk disana. Escapers juga bisa bawa swimming suit , buat ? buat berenang di sana pastinya, bukan di pantai, tapi benar-benar di kolam rengang, ada swimming pool keren yang bisa dipakai buat kalian berenang, viewnya langsung pantai biru indah nan cantik lohh. 


  • Finn’s  Beach Club
Finn’s Beach Club berada di Semara Uluwatu,  suasana di Finn’s Club ini hampir sama kayak di Rock Bar, untuk menuju kesana, kalian dari atas Semara Resort harus turun ke bawah dengan menggunakan kereta. Setelah naik kereta, escapers harus ngelanjutin dengan jalan kaki, tapi jangan khawatir, dijamin kalian bakal nagih jalan kaki disana, karna sejauh mata kalian memandang adalah tebing-tebing kokoh eksotis dengan hamparan laut biru serta pasirnya yang putih. Hal yang membuat beda dengan Rok Bar adalah kalian bisa merasakan nge-bar langsung di atas pasir. Selain itu, kalian juga bisa langsung ke bibir pantai hanya dengan beberapa langkah saja. Lagi-lagi bar tanpa music is nothing, so kalian akan ditemani dengan well-played dari DJ disana.

Finn’s Tips : It is a better time to spend your noon at Finn’s Beach Club. Siang hari waktu paling pas buat nongkrong disana, jangan khawatir akan panas atau teriknya matahari, dijamin disana kalian ga akan kena panasnya matahari. Cara transaksi beli makanan disini adalah kalian harus beli voucher dengan minimal nominal Rp.500.000 , once escapers udah beli voucher dengan nominal yang kalian inginkan, maka kalian harus habiskan seharga nominal yang ada di voucher itu. No cash back.





BANGKOK
Apa yang pertama kali terlintas di pikiran kalian ketika mendengar kata “Bangkok” selain ladyboy pastinya ? ngga lain ngga bukan pasti Shopping. Nah, disini kita mau bagi info tempat-tempat belanja yang aman di kota Bangkok. Here we go…

 MBK ( Mahboonkrong)

MBK yang terletak di kota Siam ini adalah Mangga Duanya  Bangkok, bedanya disini tempatnya lebih bersih dan luas banget loh.  Kalian bisa nemuin apapun yang kalian butuhin di sini , seperti : baju, tas, sepatu, accessories  hape sampe ke alat sulap pun ada, dan yang pasti dengan harga yang sangat murah jika escapers pintar menawar  pastinya.  Meskipun tadi kita samain MBK kaya Mangga Dua, tapi beda banget ternyata, dari luarnya itu bangunannya udah sama seperti bangunan mall-mall yang ada di Jakarta. Escalator berfungsi dengan baik, lantai bersih dari sampah-sampah serta tata ruang di dalamnya sangat baik.

·         Terminal 21
Escapers udah pernah belum merasakan  belanja di berbagai Negara tapi cukup hanya muterin di 1 mall aja? Nah, di Terminal 21 ini, kalian bisa loh ngerasain belanja seperti di Korea, Tokyo, London,  Roma, Paris , Istanbul , San Francisco, dll, karena kalian bisa nemuin design- design dari beberapa tempat di Negara-negara tersebut di setiap lantainya.  Kelebihan lain dari mall ini adalah escapers bisa menikmati fasilitas wifi gratis di seluruh penjuru mall.






·         Floating Market
Di tengah era yang serba modern ini, ternyata masih ada loh tempat yang mengutamakan sisi tradisionalnya, seperti floating market yang ada di Pattaya Bangkok ini. Mungkin escapers udah ngga asing lagi denger Floating Market, yaitu tempat belanja yang berada diatas air.  Disini sangat unik banget, karena design tempatnya menggunakan bahan kayu yang menunjukan sisi traditionalnya. Escaper juga bisa nawar-menawar di atas air loh. Bagi kalian yang mau cobain makanan ekstrem yang ga ada di Jakarta, nih disini escapers bisa nemuin banyak jajanan aneh, seperti : sate kalajengking, sate serangga, cemilan ulat goreng. Hmmm… terlihat crunchy, escapers berani coba ???



            

Thursday, January 16, 2014

I Do The Work While You All Just Relax

Awalnya bermula dari keisengan ngirim CV ke EF Recruitment, waktu itu sektira jam 11 malam iseng ngirim. Keesokan paginya langsung ditelfon oleh HRD EF "Shella, kita udah terima CV kamu nih, kita tertarik untuk panggil kamu interview, kira-kira Jumat ini jam 10 bisa ga ?" . Rasanya campur aduk , seneng gabisa nolak, tapi kebetulan dihari itu ada jadwal kelas. Aku saat itu juga langsung bilang ga bisa, dia pun nego nurutin jadwal aku bisa datengnya kapan. YUP. akhirnya jadi jadwal interview dihari aku kosong. 

Sabtu jam 10 pagi sampailah aku di kantor, tempatnya lebih besar dan lebih bagus dari EF dulu aku kursus(beda center). Begitu sampai dan kasih tau maksud dan tujuan, aku disuruh nunggu. Sekitar 15 nunggu, aku ketemu sama seorang cewe juga dengan ibunya dan membawa map ditangan, dugaan awal adalah dia juga mau interview juga. sekilas aku jadi minder sendiri, apa akau yang kerapihan oufitnya atau si cewe ini yang ngga concern dengan apa yang dia pakai, gatau juga deh...... 

Dateng deh mba Devi, kita di briefing dulu di iLab cara isi  test b.inggris onlinenya. jadi ada grammar. reading, listening sama writing, ada 20 soal di setiap partnya, dikerjakan dalam waktu 30 menit. Bagi saya itu sangat mudah, dulu di Wallstreet kerjaannya tiap hari hampir ngerjain kaya gituan, jadi udah biasa, gampil dude... heheheh , buktinya aku selesai duluan dibanding si teman baru itu, terlihat dia agak kesulitan menjawab, hahahha sok abis, eh tapi beneran kaya kewalahan gituuu.... 

setelah kita berdua selesai, naiklah kita ke lantai 2, ternyata kita di suruh untuk mengisis 2 lembaran yang berbeda, 1 soal data diri, lembar lainnya mengenai test kepribadian gitu, ada 40 soal essay. ditengah keheningan nulis, si cewe tanya " ini request nominal gajinya juga harus ditulis yah ? " aku dengan sok muka ngerti serius gitu bilang " oh iya ditulis" padahal gw sendiri juga bingung mau nulis nominal brapa , ga ada pengalaman kerja before dan gatau bakal ditanyain gaji gitu.

setelah selesai sekitar 15 menit isi lembaran-lembaran itu, pindah lagi kita ke ruang berbeda, ternyata selanjutnya ada psikotest, bisa deh di psikotest, ternyata when it comes to itung2an kepala ini ga bisa berpikir. ada 20 perkalian, pembagian , penjumlahan campuran yang harus diselesaikan dalam waktu 2 menit saja. disini, gantian gw yang kesusahan jawab, pas ngintip ke si cewe, cepet banget tangannya gerak ngitung2, huhuhu skarang gantian gw yang stupid... you won dude. hiks. ternyata doi memang applied untuk jadi accountant, ga heran tangannya bisa cepet gitu. 

Setelah selesai semua test, lanjut lagi interview. Aku dipegang sama ms.Netta , cewe itu dipegang sama ms.Devi. interview selama 30 menit, disini semua yng aku tulis dilembaran-lembaran sebelumnya itu ditanyaain sama ms.Netta, detail banget nanyanya. ada ditanya juga kelebihan kekurangan, kenapa mau kerja, kenapa hobinya ini, kegiatan kampus apa aja, gimana cara solve masalah, target menurut aku itu apa, trus juga dia ada bilang " Shella, ini kamu sertifikat banyak banget nih yah, 3 bahasa, ini apa memang kamu suka apa kamu dipaksa untuk ikut ini" "knapa kamu pindah dari EF ke Wallstreet?" " untuk apa kamu blajar banyak bahasa gitu " dll. setelah semua pertanyaan dia rasa cukup, selesailah kita interview jam 1.  Dia request untuk menyelesaikan beberapa interviwe yang tersisa pada hari itu juga " Shell, kalo kamu hari ini ga ada kegiata lagi, kamu mau selesai langsung hari ini juga ga ? biar cepet aja yah, jadi kamu juga ga usah mundar mandir lagi, jadi hari ini juga keputusan kamu ketrima apa ngga, kamu makan siang aja dulu, jam 2 balik lagi untuk ketemu PICnya kamu langsung". And I said yes.

Akhirnya aku makan siang dulu sendirian di samping kantor, jam 2 selesai balik lagi, aku disuruh tunggu sampai si boss selesai meeting. ternyata aku di nunggu sampai jam 4, huhu dari jam 2 janji ketemu. Tadinya mau pulang aja ga suka nunggu, 2 jam itu lama ya kaaan. Tapi aku sadar banget dan grateful jadi mahasiswi komunikasinya London School, disana kita diajarib banyak soal kaya ginian. Tips banget, biasa memang kita suka dimainin gitu,udah bilang janji interview jam 2, si pembuat janji bukannya lupa, tapi mereka sengaja ga on time gitu, karena mereka mau liat, seberapa tahan sih kamu dibuat nunggu gini, test kesabaran, dan juga biasa ditempat dimana kita suruh nunggu itu, ada CCTV, jadi mereka liat apa yang kita lakuin during kita nunggu. 

Akhirnya datanglah orang yang berbeda lagi "disini ada yang namanya Shella? yuk kita ke lantai 3 yah.". Setelah dipersilahkan duduk, tanya jawab pun dimulai. posisiku tepat ditengah meja lingkar, dan didepanku ada 3 orang yang siap nerkam, ahahha serem, langsung di interview 3 orang, 1 itu adalah ms.Nelly jabatan Center Director, ms.Elke juga center director (sekarang resigned) , terakhir ada ms Iren dia ini bossnya 2 center director. super cantik deh ms.Iren ini, tapi judes hehehe, aku ditanyain banyak banget sama dia. intinya selama 1 jam interview bersama mereka lumayan sweating, tapi so far aku bisa jawab semua pertanyaan dan cases yang mereka kasih. Lumayan buat latihan nanti sidang skripsi, rasanya kayanya ga jauh beda hehe...

Aku ga nyangka interviewnya akan se-formal dan selama ini, dari pagi sampe sore banget, dan 3 kepala center langsung megang aku, huhu ga cukup apa diinterview sama HRD, ms Nettanya aja. tapi aku jadi bersyukur bisa diinterview langsung sama 3 orang ini, mereka jadi tau potensi, kekurangan dan kegiatan2 aku diluar kuliah. Sampe skarang aku udah official jadi PR mereka, aku masih terus berhubungan , terutama sama ms.Nelly. dia yang slalu briefing aku, aku juga ga petlu cape2 lagi promosiin diri aku bisanya apa aja, toh dia udah liat pada waktu interview, bisa baca sendiri aku cocok dikasih kerjaan kaya apa.