Kemampuan
seseorang dalam berkomunikasi adalah berbeda, tergantung dari apakah
sesorang itu memiliki otoritas, kredibilitas serta social attractiveness. 3 hal
ini lah yang merupakan karakteristik dari keberhasilan seorang komunikator
dalam menyampaikan pesannya kepada public, serta juga keberhasilan dalam menarik
perhatian public untuk mendengarkan sesorang itu berbicara. Ketiga hal di atas
lahir bukan karna semerta merta kemampuan yang di bawa sejak lahir, tetapi
melainkan di dapat dari hasil belajar, belajar dari kepekaan kita terhadap apa
yang ada di sekitar.
Otoritas itu sendiri adalah suatu kewenangan untuk mengendalikan orang
banyak, mengatur mereka sesuai dengan apa yang pemilik otoritas atau kekuasaan
itu katakan. Bisa juga di katakana bahwa otoritas adalah hak melalukan tindakan
atau hak membuat peraturan untuk memerintah orang lain. Apabila suatu
komunikator memiliki karakteristik ini kejaminan akan di dengarkan oleh orang
banyak dalam penyampain pesannya pastilah berhasil. Serta biasanya mereka para
followers pemilik otoritas mendengarkan apa yang di sampaikan dan setuju bukan
karna isi dari konten atau pesan yang disampaikan, melainkan karena ketakukan
akan punishment yang akan mereka dapat apabila tidak berlaku baik terhadap
atasan itu, atau mereka menginginkan reward dari apa yang sudah mereka lakukan.
Seprti missal mendapatkan pujian atau hal lainnya. Yang kedua adalah
kredibilitas, dimana kredibilitas ini sendiri adalah kualitas,
kapabilitas, atau kekuatan untuk menimbulkan kepercayaan orang lain. Serta yang
terakhir adalah social attractiveness yaitu suatu kemamapuan dalam menarik perhatian
public.